Somalia Larang Aplikasi TikTok dan Telegram, Dianggap Bahayakan Generasi Muda

Muhammad Fida Ul Haq
Somalia melarang TikTok karena dinilai merusak generasi muda (Foto: Ist)

MOGADISHU, iNews.id - Pemerintah Somalia melarang penggunaan aplikasiTikTok, Telegram hingga 1XBET. Aplikasi tersebut dinilai membahayakan generasi muda dan menyebarkan misinformasi.

Melansir dari Anadolou, Senin (21/8/2023), larangan ini datang setelah kajian dari pemrintah Somalia terkait komunikasi, internet, dan media sosial. Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Komunikasi dan Teknologi Somalia Jama Hassan Khalif.

"Kami melindungi perilaku moral komunitas Somalia saat menggunakan alat komunikasi dan internet" katanya.

Pemerintah Somalia menilai banyak dampak negatif dari platform-platform tersebut pada kehidupan para pemuda Somalia.

Sementara itu, Kenya saat ini juga sedang meninjau petisi yang meminta larangan TikTok karena regulasi yang tidak memadai dan kekhawatiran atas konten eksplisit.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bukan PHK, Dasco Sebut 200 Karyawan TikTok-Tokopedia Pilih Ambil Kompensasi

57 tahun lalu

Usai Bertemu Dasco, Tokopedia Bantah PHK Massal Karyawan

57 tahun lalu

TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Ingatkan Hak Pekerja Dipenuhi

57 tahun lalu

Heboh Isu PHK Massal, Said Iqbal bakal Temui Manajemen hingga Pekerja Tokopedia dan TikTok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal