Presiden Somalia itu menilai gagasan memindahkan warga Palestina hanyalah ilusi politik dan tidak akan pernah menjadi kenyataan.
Mohamud menegaskan, pengakuan Israel atas Somaliland merupakan ancaman paling serius yang dihadapi Somalia dalam beberapa tahun terakhir, bahkan lebih besar dibandingkan tantangan panjang negaranya dalam memerangi terorisme.
Meski demikian, dia menyatakan Somalia masih mengedepankan dialog sebagai jalan utama untuk menyelesaikan krisis. Namun, Mohamud tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer jika kedaulatan dan keamanan nasional Somalia benar-benar terancam.
“Pemerintah akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melawan setiap upaya yang mengganggu kedaulatan Somalia,” ujarnya.