Sosok Omar Yaghi Ilmuwan Palestina Pemenang Nobel Kimia, Dulu Diusir Israel kini Dikenal Dunia

Anton Suhartono
Omar M Yaghi bersama dua ilmuwan lain memenangkan Hadiah Nobel Kimia 2025 (Foto: AP)

Setelah itu dia bekerja sebagai peneliti pascadoktoral di Universitas Harvard dari 1990 hingga 1992 dan asisten profesor di Arizona State University hingga 1998.

Yaghi melanjutkan karier akademisnya di University of Michigan dari 1999 hingga 2006 sebagai profesor kimia, kemudian pindah ke University of California, Los Angeles. Pada 2012, dia bergabung dengan University of California, Berkeley, tempat dia saat ini mengajar.

Dia adalah pendiri Berkeley Global Science Institute, salah satu direktur Kavli Energy NanoSciences Institute dan Bakar Institute of Digital Materials for the Planet, serta anggota terpilih dari US National Academy of Sciences dan German National Academy of Sciences Leopoldina.

Yaghi juga menerbitkan lebih dari 300 publikasi dan dikutip lebih dari 250.000 kali, menunjukkan pengaruhnya yang besar dalam bidang kimia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Abaikan Trump, Para Pejabat Israel Serukan Pendudukan Gaza secara Permanen

Internasional
1 hari lalu

Tank Merkava Israel Tembak Posisi Pasukan Penjaga Perdamaian UNIFIL di Lebanon

Internasional
1 hari lalu

Menlu Araghchi: Ada Pihak yang Ingin AS Serang Iran

Internasional
2 hari lalu

Duh, 21 Warga Gaza Meninggal Dunia akibat Kedinginan Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal