Sosok Omar Yaghi Ilmuwan Palestina Pemenang Nobel Kimia, Dulu Diusir Israel kini Dikenal Dunia

Anton Suhartono
Omar M Yaghi bersama dua ilmuwan lain memenangkan Hadiah Nobel Kimia 2025 (Foto: AP)

“Anda harus memikirkan setiap tetes air saat itu, karena air itu sangat berharga,” ujarnya.

Bertahun-tahun kemudian, Yaghi menemukan solusi untuk mengatasi kekurangan air melalui studinya tentang kerangka logam-organik.

Kecintaannya pada kimia dimulai saat dia berusia 10 tahun. Suatu hari saat istirahat makan siang, Yaghi menemukan model molekul di perpustakaan sekolah. Dia menggambarkan hari itu sebagai "pertemuan cinta rahasia".

Dengan perjuangan keras, ayah Yaghi mengirimnya ke Amerika Serikat (AS) untuk melanjutkan studi bersama kakak tertuanya, Khalid. 

Yaghi baru berusia 15 tahun ketika pertama kali menginjakkan kaki di Kota New York dengan bahasa Inggris yang sangat buruk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo dan Presiden Mesir Kecam Permukiman Ilegal Israel di Palestina

2 hari lalu

Serangan Houthi ke Bandara Saudi Tewaskan 12 Orang, termasuk Warga AS dan Palestina

3 hari lalu

Profil Andrea Bocelli Penyanyi Dikabarkan Pendukung Israel yang Buta Total sejak Usia 12 Tahun

3 hari lalu

Andrea Bocelli Pendukung Israel? Faktanya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal