Sosok Saeb Erekat, Arsitek Negara Palestina Merdeka yang Wafat akibat Covid-19

Anton Suhartono
Saeb Erekat (Foto: AFP)

Dalam perkembangannya dia turut menelurkan perdamaian dengan konsep solusi dua negara.

Erekat ambil bagian dalam KTT Camp David, Amerika Serikat, pada Juli 2000 serta pertemuan pada September 2010 di Washington. Namun dua pembicaraan itu gagal setelah Israel melanjutkan pembangunan permukiman Yahudi di daerah pendudukan.

Dia juga memimpin Palestina dalam negosiasi pada 2014 ketika presiden AS saat itu Barack Obama mencoba memulai kembali upaya perdamaian.

Erekat merupakan mantan jurnalis harian Al Quds yang berkedudukan di Yerusalem timur. Dia meraih gelar BA dan MA dalam ilmu politik dari Universitas San Francisco.

Dia juga memegang gelar doktor dalam studi perdamaian dari Universitas Bradford, Inggris, serta pernah mengajar di Universitas An Najah, Nablus, Tepi Barat, dari 1979 hingga 1991.

Erekat meninggalkan seorang istri, empat anak, dan delapan cucu.

Ucapan belasungkawa mengalir dari penjuru, termasuk Israel. Mantan menteri luar negeri Tzipi Livni, yang mewakili negara Yahudi itu saat pembicaraan damai dengan Palestina dan menjalin hubungan pribadi dengan Erekat, mengatakan sang negosiator Palestina telah mengabdikan hidup kepada rakyatnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
2 jam lalu

Iran Hujani Israel dengan Rudal Balistik, Kilang Minyak Bahrain Ikut Meledak

Internasional
16 jam lalu

Dibombardir Iran, 13 Warga Israel Tewas dan Ribuan Luka

Internasional
21 jam lalu

Pemandangan Sepinya Masjid Al Aqsa karena Ditutup Israel sejak Perang Iran

Nasional
1 hari lalu

KSP Beberkan 20 Poin Board of Peace: Gaza Tak Dikuasai Israel, Palestina Jadi Negara Sendiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal