Pertemuan tersebut menjadi salah satu pengalaman yang memperkenalkannya lebih dekat dengan tradisi azan di Makkah. Dalam perjalanan kariernya, pengalaman dari dua tradisi tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan Sheikh Ibrahim hingga dipercaya menjadi muazin Masjidil Haram.
Pernah Menangis saat Pertama Kali Azan di Masjidil Haram
Dalam wawancara sebelumnya, Sheikh Ibrahim pernah menceritakan pengalaman emosional ketika pertama kali mengumandangkan azan di Masjidil Haram.
Dia disebut menangis ketika melihat para jemaah melakukan tawaf mengelilingi Ka'bah sambil mendengarkan suara azannya. Dalam kesempatan tersebut, Sheikh Ibrahim mengungkapkan rasa takjub dan kerendahan hatinya karena suaranya dapat terdengar di tempat suci tersebut.
Dia juga pernah menjelaskan perbedaan antara gaya azan yang berkembang dalam tradisi Madinah dan Makkah.
Azan Subuh Terakhir Sebelum Wafat
Kepergian Sheikh Ibrahim menjadi semakin mengharukan karena terjadi setelah ia menjalankan salah satu tugas yang paling dikenal publik: mengumandangkan azan Subuh.