Sperma Bisa Tularkan Covid-19 lewat Seks? Ini Kata Pakar di China

Antara
Ilustrasi sel sperma. (Foto: AFP)

Profesor andrologi di Universitas Sheffield Inggris, Allan Pacey mengatakan, penelitian seharusnya tidak dianggap sebagai kesimpulan. Sebab, terdapat sejumlah kerumitan teknik pada pengujian virus dalam air mani. Menurutnya, keberadaan SARS-CoV-2 dalam sperma tidak menunjukkan apakah virus itu aktif dan mampu menyebabkan infeksi.

“Namun kita tidak perlu heran jika virus yang menyebabkan Covid-19 ditemukan dalam air mani sejumlah pria, karena ini telah ditunjukkan dengan banyak virus lainnya seperti Ebola dan Zika,” katanya.

Sementara itu, profesor medis reproduksi di Queen's University Belfast, Sheena Lewis, menekankan bahwa temuan periset China kali ini adalah penelitian dalam skala yang sangat kecil. Temuannya sesuai dengan penelitian kecil lainnya yang membuktikan rendah atau tidak adanya SARS-CoV-2 dalam pengujian sampel air mani.

“Namun, efek jangka panjang SARS-CoV-2 terhadap reproduksi pria belum diketahui,” katanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

1 hari lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

2 hari lalu

Kisah 900 Siswa SMA Nepal Lolos dari Terjangan Banjir, Bus Terakhir Nyaris Dihantam Gelombang

2 hari lalu

Banjir Nepal: Korban Tewas Tembus 1.000 Orang, Ratusan Pekerja Terjebak di Terowongan PLTA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal