Sri Lanka Pulangkan 242 Kontainer Limbah ke Inggris, Ada Potongan Jenazah di Dalamnya

Ahmad Islamy Jamil
Otoritas Sri Lanka tengah memuat puluhan kontainer berisi limbah impor ilegal di Pelabuhan Kolombo. Limbah itu akan dikirim kembali ke Inggris. (Foto: AFP)

Pengadilan banding Sri Lanka dua minggu lalu memerintahkan pemulangan limbah biologis dari rumah sakit Inggris dan berton-ton limbah plastik yang diimpor dengan cara melanggar aturan pengiriman lokal dan internasional.

Limbah impor itu tiba di Sri Lanka antara September 2017 dan Januari 2018. CEJ lalu mengajukan petisi kepada pengadilan untuk menolak sampah-sampah itu.

Bea Cukai Sri Lanka tidak mengungkapkan secara perinci jenis sampah yang dikirim kembali ke Inggris itu. Akan tetapi, Jayaratne mengatakan, di antaranya terdapat kain perca, perban, dan bagian tubuh dari kamar mayat.

Pada September lalu, 260 ton limbah terpisah dalam 21 kontainer lainnya dikirim kembali setelah Inggris setuju untuk mengambilnya lagi. Otoritas Sri Lanka menemukan ratusan ton limbah baru tersebut setelah dimulainya proses hukum terhadap 242 kontainer sampah impor yang ditahan di Pelabuhan Kolombo dan kawasan perdagangan bebas di dekat ibu kota negara itu.

Penyelidikan di Sri Lanka tahun lalu terhadap hampir 3.000 ton limbah berbahaya yang diimpor secara ilegal menemukan bahwa pihak importir telah mengirimkan kembali sekitar 180 ton ke India dan Dubai pada 2017 dan 2018.

Selain Sri Lanka, negara-negara Asia seperti Filipina, Indonesia, dan Malaysia juga telah mengembalikan ratusan kontainer sampah ke negara asalnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 jam lalu

Kaget! Pangeran Harry dan Meghan Putuskan Tinggal di Inggris Lagi

19 jam lalu

Tragis! Hotel Terbakar, 9 Tamu Tewas

2 hari lalu

Bareskrim Bongkar Markas Penyelundupan Emas ke Dubai di Jakut, Temukan Celana Dalam Modifikasi

4 hari lalu

Ingat CEO yang Viral karena Pecat 900 Karyawan Lewat Zoom? Kini Giliran Dia yang Dipecat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal