Studi Harvard: Risiko Penularan Covid di Pesawat Lebih Rendah Dibanding Belanja

Ahmad Islamy Jamil
Sejumlah pesawat tengah menaikkan dan menurunkan penumpang di bandara (ilustrasi). (Foto: ANTARA)

Para peneliti juga menemukan, masker wajah secara signifikan mengurangi risiko penularan penyakit selama krisis Covid-19. Semua maskapai penerbangan telah mewajibkan penggunaan masker kepada penumpang; menambahkan prosodur pembersihan baru, dan; menerapkan protokol kesehatab untuk mengelola naik dan turun pesawat.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS bulan ini juga mengeluarkan “rekomendasi kuat” bahwa semua penumpang dan karyawan di pesawat dan di bandara harus memakai masker untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Laporan Harvard mengatakan, risiko tetap ada yang dapat menyebabkan orang-orang sebelum atau tanpa gejala yang menular tidak sadar akan risiko itu dan memilih untuk terbang.

Studi tersebut sekaligus menguatkan hasil penelitian Departemen Pertahanan AS yang dirilis awal Oktober lalu yang menemukan bahwa risiko paparan virus corona dalam penerbangan sangat rendah.

Saat penumpang duduk dengan mengenakan masker, potensi penularan virus dalam zona pernapasan di sekitar kepala seseorang rata-rata hanya berada di kisaran 0,003 persen, bahkan ketika semua kursi di pesawat terisi penuh, demikian temuan studi itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
4 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
4 hari lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Internasional
7 hari lalu

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal