Studi: Infeksi Ringan Covid-19 Pun Mungkin Bisa Merusak Otak

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi virus corona. (Foto: Istimewa)

Bagian yang terpentingnya, tim menemukan bahwa diagnosis ADEM tidak terkait dengan seberapa parah penyakit pernapasan akibat Covid-19 dialami pasien. “Mengingat penyakit ini baru ada selama beberapa bulan, kami mungkin belum tahu kerusakan jangka panjang apa yang dapat disebabkan Covid-19,” kata Ross Paterson dari Queen Square Institute of Neurology, UCL.

“Dokter perlu mewaspadai kemungkinan efek neurologis, karena diagnosis dini dapat meningkatkan hasil pasien,” tuturnya.

Dengan lebih dari 11 juta kasus infeksi yang dikonfirmasi di seluruh dunia, Covid-19 diketahui menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan selain infeksi paru-paru. Sementara, beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa komplikasi otak bisa jadi menjadi lebih umum di antara pasien virus corona daripada yang diperkirakan sebelumnya. Akan tetapi, kata para ahli, itu bukan berarti bahwa kasus kerusakan otak telah menyebar luas.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

7 hari lalu

Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari

8 hari lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

9 hari lalu

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal