Studi: OTG Covid Kehilangan Antibodi Lebih Cepat daripada Pasien dengan Gejala

Ahmad Islamy Jamil
Petugas kesehatan di India mengambil sampel swab untuk tes Covid-19 dari salah satu warga. (Foto: AFP)

Akan tetapi, riset itu juga menemukan bahwa jumlah petugas kesehatan yang dites positif untuk antibodi Covid tidak berubah dari waktu ke waktu, berpotensi mencerminkan paparan virus yang berulang atau lebih tinggi.

“Penelitian yang sangat besar ini telah menunjukkan bahwa proporsi orang dengan antibodi yang terdeteksi menurun seiring waktu,” kata Helen Ward, salah satu peneliti utama.

“Kami belum tahu apakah ini akan membuat orang-orang ini berisiko terinfeksi ulang oleh virus yang menyebabkan Covid-19. Akan tetapi, penting bagi setiap orang untuk terus mengikuti panduan untuk mengurangi risiko bagi diri mereka sendiri dan orang lain,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
5 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
9 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
10 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
10 hari lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal