SYDNEY, iNews.id - Ratusan penghuni apartemenOpal Tower di Sydney Olympic Park, Australia, kembali dievakuasi, Kamis (27/12/2018), sebagai dampak dari bunyi dentuman pada Senin (24/12/2018).
Ini merupakan proses evakuasi massal kedua kali sejak Senin lalu, meskipun jumlah penghuni yang diminta meninggalkan gedung 38 lantai itu tak sebanyak yang pertama.
Perusahaan yang membangun Opal Tower, Icon, serta pengembang, Ecove, menegaskan kondisi struktur gedung tidak mengkhawatirkan, namun evakuasi penting sebagai langkah antisipasi.
Para engineer dan tim penyelidik bekerja 24 jam penuh untuk menangani kasus yang membuat para penghuni tak bisa merayakan Natal dengan suka cita ini.
Sebelumnya pengelola apartemen menyebut ada 51 dari 392 unit apartemen yang konstruksinya terdampak dan memerlukan perbaikan. Dampaknya, ratusan warga yang menempati 51 unit apartemen itu harus pindah sementara. Dari pemeriksaan diketahui, beton pre-cast mengalami retak. Posisi gedung juga bergeser antara 1 hingga 2 milimeter.
Pada Senin sore lalu, sekitar 3.000 penghuni dan warga sekitar dievakuasi setelah suara dentuman terdengar terus menerus sejak pagi. Sumber suara diketahui berasal dari lantai 10.
Kasus pada Opal Tower ini juga memaksa pemerintah New South Wales untuk menyelidiki kekuatan struktur gedung yang baru dibuka empat bulan lalu itu. Bahkan, pemerintah juga memeriksa gedung apartemen di sekitarnya.