Sudah Dibantu Banyak Senjata NATO, Serangan Balasan Ukraina Ternyata Tak Sesuai Harapan Barat

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan tank Challenger yang dipasok Inggris ke Ukraina, beberapa bulan lalu untuk membantu pasukan Kiev melawan Rusia. (Foto: Ist.)

WASHINGTON DC, iNews.id – Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menilai serangan balasan Ukraina terhadap militer Rusia tidak sesuai dengan harapan Washington DC. Padahal, pasukan Kiev sudah disokong dengan berbagai macam persenjataan oleh Barat, khususnya negara-negara NATO.

“(Serangan balik Ukraina) ini lebih lambat dari yang kami harapkan,” kata Wakil Menteri Pertahanan AS, Colin Kahl, saat konferensi pers, Jumat (7/7/2023).

Sejak dimulainya, agresi militer Rusia di Ukraina pada Februari tahun lalu, Amerika Serikat dan para sekutu NATO telah memberikan banyak persenjataan kepada Kiev. Triliunan rupiah telah dihabiskan oleh negara-negara Barat itu untuk membantu Ukraina melawan Rusia.

Menurut Kahl, AS dan para sekutu terus berusaha melatih prajurit Ukraina agar terbiasa menggunakan senjata NATO. Hal tersebut mengharuskan tentara Kiev bertempur dengan cara yang berbeda dari doktrin militer warisan Uni Soviet—yang selama ini dianut oleh Ukraina.

Sementara pakar militer Austria, Kolonel Markus Reisner, sebelumnya mengatakan bahwa tahap pertama serangan balik Ukraina terhadap Rusia yang selalu digembar-gemborkan telah gagal. Pasalnya, Angkatan Bersenjata Ukraina bertindak sesuai dengan pedoman AS, sedangkan militer Rusia telah dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Dampak Serang Iran, AS Terpaksa Lepas Stok Minyak 172 Juta Barel

Internasional
6 jam lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Internasional
21 jam lalu

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan Iran ke Negara Arab

Internasional
22 jam lalu

Trump Klaim AS Hanya Butuh Waktu 1 Jam Kalahkan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal