Sudan Akui Butuh Israel, tapi Masih Ingin Perjuangkan Hak Palestina

Arif Budiwinarto
Wakil Kepala Negara Sudan, Jenderal Mohammad Hamdan Daglo (tengah). (foto: AP)

KHARTOUM, iNews.id - Wakil Kepala Negara Sudan, Jenderal Mohammad Hamdan Daglo, mengatakan bahwa negaranya kemungkinan akan segera menjalin hubungan dengan Israel. Dia menyebut Sudan membutuhkan Israel dan akan mendapatkan keuntungan dari hubungan tersebut.

"Israel telah berkembang. Seluruh dunia bekerja sama dengan Israel. Untuk pembangunan dan pertanian kami membutuhkan Israel," kata Jenderal Daglo dikutip dari Times of Israel, Sabtu (3/10/2020).

Namun, Jenderal Daglo memastikan hubungan dengan Israel tidak akan terjalin secara penuh, karena Sudan masih menaruh perhatian pada kepentingan warga Palestina. Sayangnya, dia enggan menjelaskan apa sebenarnya perbedaan antara relasi negara dan normalisasi.

"Kami tidak takut pada siapa pun. Ini akan menjadi sebuah hubungan dua negara, tetapi bukan normalisasi. Hubungan, bukan normalisasi. Jelas?," ujarnya.

"Benar, masalah Palestina adalah faktor pentingnya, dan kami harus mendukung orang-orang Palestina." lanjutnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
18 jam lalu

Sindiran Menohok Iran: Pampang Mural Netanyahu Berpidato di Depan Kursi Kosong PBB

2 hari lalu

Prabowo dan Presiden Mesir Kecam Permukiman Ilegal Israel di Palestina

3 hari lalu

Profil Andrea Bocelli Penyanyi Dikabarkan Pendukung Israel yang Buta Total sejak Usia 12 Tahun

3 hari lalu

Andrea Bocelli Pendukung Israel? Faktanya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal