Suporter Klub Sepak Bola Israel Di-sweeping Demonstran Pro-Palestina di Amsterdam, Ini Sebabnya

Anton Suhartono
Suporter klub sepak bola Israel Maccabi Tel Aviv bentrok dengan demonstran pro-Palestina di Amsterdam (Foto: AP)

"Kota kita telah rusak parah. Budaya Yahudi sangat terancam. Ini adalah ledakan anti-Semitisme yang saya harap tidak akan pernah terjadi lagi," ujarnya.

Dia tak menyinggung berbagai laporan yang mengungkap para suporter Israel lebih dulu memprovokasi dengan menyerang rumah-rumah yang memasang bendera Palestina 

Maccabi Tel Aviv didirikan pada 1906 di Jaffa, sekarang menjadi bagian dari Tel Aviv.

Maccabi memegang rekor gelar juara terbanyak liga domestik dan tidak pernah terdegradasi dari kasta teratas sepak bola Israel.

Para penggemarnya memiliki sejarah panjang rasisme dan perilaku anti-Palestina. Media Israel-Palestina, +972 Magazine, menyebut Maccabi Tel Aviv sebagai klub sepak bola paling rasis di Israel.

Pada Liga Europa musim ini Maccabi Tel Aviv menghuni dasar klasemen Liga Europa yakni di posisi 35 dari 36 klub.

Lafa Maccabi Tel Aviv di Liga Europa berikutnya akan digelar pada 28 November, melawan klub Turki, Besiktas, yang bermarkas di Istanbul. Namun otoritas Turki memutuskan pertandingan akan digelar di tempat netral.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Pemukim Yahudi Serang Gereja di Yerusalem, Pemuka Agama Kristen Protes Keras

13 jam lalu

Prosesi Pemakaman Terbesar, Ribuan Warga Gaza Salatkan 112 Jenazah Korban Kebrutalan Israel

24 jam lalu

Israel Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan dari Gaza

1 hari lalu

Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal