Survei: Mayoritas Warga Inggris Ingin PM Liz Truss Lengser

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Inggris, Liz Truss. (Foto: Reuters)

Sebanyak 80 persen responden mengatakan, operasi militer Rusia di Ukraina dan kebijakan ekonomi Partai Konservatif yang tak becus layak disalahkan sebagai biang masalah ekonomi saat ini.

Pemerintahan Truss telah dikritik keras karena kebijakan ekonominya yang terbukti tidak mampu menahan inflasi dan kenaikan harga, serta memicu kekhawatiran tentang peningkatan utang publik.

Truss sebelumnya berjanji untuk mengurangi utang publik di tengah serangkaian kritik atas rencana baru London untuk mendukung perekonomian, yang antara lain mencakup pemotongan pajak skala besar.

Setelah pengumuman rencana tersebut, imbal hasil obligasi pemerintah Inggris bertenor lima tahun naik ke level tertinggi sejak 2008, pada 4,6 peren. Itu berarti terdapat penurunan permintaan surat utang. Akibatnya, nilai mata uang Inggris pun jatuh ke level terendah sepanjang masa, yaitu 1,054 dolar AS per pound sterling.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Inggris Tetapkan Manchester Jadi Tuan Rumah KTT G20 2027

1 hari lalu

Pramono Ungkap Pestapora dan The Weeknd Dongkrak Ekonomi Jakarta hingga Rp250 Miliar

2 hari lalu

Pangkalan Militer AS di Inggris Nyaris Dibom, Trump Murka

4 hari lalu

Menkeu Suahasil Pede Ekonomi RI Tumbuh di Atas 5,5% di Semester II 2026, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal