Susul China, Rusia, dan Jerman, Iran Juga Kecam Langkah AS Bekukan Dana WHO

Antara
Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi. (Foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id – Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan pendanaan untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Teheran menganggap keputusan tersebut hanya sebagai bentuk pelarian Washington atas ketidakmampuan mereka menangani wabah corona.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi mengatakan, tindakan AS “menghukum” WHO adalah satu-satunya tindakan tak bertanggung jawab yang dilakukan negara di tengah perang melawan bencana global. “Ini adalah tindakan tidak bertanggung jawab sekaligus kejahatan terhadap kemanusiaan,” ujarnya dikutip dari Xinhua, Kamis (16/4/2020).

“Tujuan utama keputusan Trump untuk menggunduli WHO yakni untuk menyalahkan orang lain dan menyembunyikan ketidakmampuan pemerintah Amerika Serikat dalam menangani virus corona,” kata Mousavi lagi.

Presiden AS Donald Trump pada Selasa (14/4/2020) waktu Washington DC, menyatakan telah memerintahkan pembekuan dana bantuan bagi WHO. Dia menuding WHO telah gagal berbagi informasi tentang pandemi Covid-19 sejak wabah itu menyebar pertama kali akhir tahun lalu.

China pun menyampaikan keprihatinan mendalam atas keputusan Trump itu dan meminta AS untuk memenuhi tanggung jawabnya. “Keputusan AS ini akan melemahkan kemampuan WHO dan merusak kerja sama internasional,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, pada konferensi di Beijing, Rabu (15/4/2020), seperti dilansir Bloomberg.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

AS Kirim Proposal Damai Baru Berisi 5 Poin Tuntutan ke Iran

Internasional
3 jam lalu

Setelah Trump, Giliran Putin ke China Bertemu Xi Jinping

Internasional
3 jam lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

Internasional
16 jam lalu

Mengerikan! Wabah Ebola di Kongo Ternyata Belum Ada Obat maupun Vaksin

Internasional
16 jam lalu

WHO Tetapkan Wabah Ebola sebagai Darurat Global, 80 Orang Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal