Susul Kazakhstan, Turki Tolak Akui Referendum oleh Rusia di Ukraina Timur

Ahmad Islamy Jamil
Seorang penduduk setempat memberikan suaranya ke dalam kotak suara pada hari ketiga referendum aksesi Republik Rakyat Donetsk (DPR) ke Rusia, di Mariupol, Ukraina, Minggu (25/9/2022). (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.idTurki tidak akan mengakui hasil referendum di empat provinsi di Ukraina Timur yang bertujuan untuk menggabungkan wilayah tersebut ke Rusia. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, Senin (26/9/2022).

“Kami telah menyatakan dan terus memberi tahu Rusia bahwa kami tidak mengakui pencaplokan Krimea. Kami (juga) tidak mengakui hasil referendum yang berlangsung di wilayah Ukraina. Kami telah menyatakan keprihatinan dan posisi kami mengenai masalah ini,” Cavusoglu kepada wartawan di Tokyo, Jepang.

Sebelumnya, salah satu sekutu dekat Rusia, Kazakhstan, juga menyatakan tidak akan mengakui hasil referendum di Ukraina Timur yang diinisiasi Moskow. Hal itu diungkapkan oleh kementerian luar negeri republik bekas Uni Soviet itu, Senin (26/9/2022).

Empat wilayah Ukraina menggelar referendum alias penentuan pendapat rakyat (pepera) untuk bergabung dengan Rusia. Keempat wilayah itu adalah Provinsi Luhansk, Donetsk, Kherson, dan Zaporizhzhia

Semua provinsi itu merepresentasikan sekitar 15 persen dari total wilayah negara Ukraina sebelum dimulainya agresi militer Rusia.

Pemungutan suara berlangsung sejak Jumat (23/9/2022) lalu, dan menurut rencana akan berakhir pada Selasa (27/9/2022) besok. Ukraina dan Barat mengecam penyelenggaraan pepera itu. 

Turki dikenal memiliki kedekatan dengan Rusia. Namun, di sisi lain Ankara juga membina hubungan baik dengan Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

57 tahun lalu

Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?

57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal