Swedia Bersikukuh Sebut Pembakaran Alquran sebagai Kebebasan Berpendapat

Muhammad Fida Ul Haq
Menlu Swedia Tobias Billstrom sebut aksi pembakaran Alquran merupakan kebebasan berpendapat (Foto: Reuters)

STOCKHOLM, iNews.id - Kasus pembakaran Alquran di Swedia memicu kecaman dari negara-negara Islam. Namun, Swedia tetap saja membiarkan aksi tersebut terulang.

Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom menepis anggapan pemerintahnya sebagai dalang di balik aksi pembakaran Alquran. Meski demikian, aksi itu tidak bisa dihukum karena merupakan kebebasan berpendapat.

"Aksi ini dilakukan oleh individu, tapi mereka melakukannya sebagai hak kebebasan berpendapat," kata Billstrom seperti dilansir dari Reuters, Kamis (27/7/2023).

Bahkan Swedia menuding Rusia berada di balik aksi itu agar negaranya tak bisa bergabung dengan NATO.

Billstrom mengatakan sudah ada komunikasi dengan negara-negara Timur Tengah seperti Iran, Irak, Aljazair dan Lebanon agar aksi pembakaran Alquran tidak terulang lagi.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
5 hari lalu

Viral! Pria Kristen Menang Kompetisi Alquran, Hadiah Umrah Diberi ke Tetangga Muslim

13 hari lalu

Newport Klarifikasi dan Minta Maaf Buntut Heboh Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras

16 hari lalu

Anggota DPRD Kecam Tantangan Hafalan Alquran demi Miras di Sounds Project Ancol, Desak Usut Tuntas

2 bulan lalu

5 Mahasiswa Gugat 2 Pasal UU ITE ke MK, Minta Perlindungan Kebebasan Berpendapat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal