Syok Berat, Ibu Ini Terima Tagihan Listrik Rp374 Triliun

Anton Suhartono
Ilustrasi (Foto: Xinhua)

Dalam tagihan tercantum, biaya tersebut harus dibayar tunai hingga November 2018 dan pembayaran pertama dilakukan pada Desember 2017, yakni sebesar USD28.156.

Mengetahui kejanggalan tersebut, anak Horomanski langsung menghubungi Penelec. Di situ terungkap bahwa ada kesalahan penulisan tagihan, yakni USD284,46 atau sekitar Rp3,2 juta.

Juru bicara Penelec, Mark Durbin, memastikan kesalahan penulisan tagihan itu karena faktor error dari sistem perusahaan.

"Saya tidak pernah melihat tagihan sampai miliaran dolar," kata Durbin.

Pihaknya mengapresiasi inisiatif pelanggan untuk melapor soal kesalahan ini.

Sementara itu, Horomanski lega setelah mendengar keterangan Penelec. Untuk memggambarkan rasa syoknya, Horomanski berseloroh dengan meminta kepada anaknya dibelikan alat monitor detak jantung sebagai hadiah Natal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
29 menit lalu

Peraih Nobel Perdamaian 2025 Sebut Trump Layak Dapat Hadiah Serupa karena Tangkap Maduro

Internasional
2 jam lalu

Suara Tembakan Terdengar di Dekat Istana Kepresidenan Venezuela, Ada Apa?

Internasional
3 jam lalu

Wapres Venezuela Delcy Rodriguez Dilantik sebagai Presiden Sementara Gantikan Maduro

Internasional
3 jam lalu

Diancam Trump, Presiden Kolombia Petro: Kami Akan Angkat Senjata!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal