Saat ditanya apakah memiliki waktu istirahat yang cukup, Duterte berkata jam tidurnya singkat, tapi cukup untuk menjaga daya tahan tubuhnya hingga akhir penyelenggaran KTT ASEAN.
Juru bicara Duterte, Salvador Panelo, menyebut sang presiden bekerja hingga larut malam dan hanya sempat tidur selama tiga jam.
Panelo mengklarifikasi, bahwa absennya Duterte dalam sejumlah pertemuan di Singapura tak berkaitan dengan isu kesehatan.
"Agenda kerja presiden yang ketat adalah bukti bahwa ia berada dalam kondisi fisik terbaik," kata Panelo, seperti dilaporkan BBC, Kamis (15/11/2018).