Pada akhir Maret, Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluarkan dekret yang menginstruksikan pemerintah dan Gazprom untuk mengalihkan pembayaran gas oleh negara-negara yang tidak bersahabt dengan Moskow ke mata uang rubel. Dekret itu muncul setelah beberapa negara memberlakukan sanksi terhadap Rusia, sebagai tanggapan atas operasi militer khusus Moskow di Ukraina.