Tak Mau Kalah dari Rusia, AS Tempatkan 3.000 Pasukan di Eropa Timur

Umaya Khusniah
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengirim 3.000 tentara ke Eropa Timur. (Foto: Reuters)

The Wall Street Journal pertama kali melaporkan langkah tersebut, mengutip pejabat AS. Para pejabat mengatakan kepada surat kabar itu bahwa Pentagon mungkin melakukan pemindahan pasukan lain di Eropa selain memerintahkan beberapa ribu tentara lain untuk bersiaga untuk dikerahkan.

"Langkah itu dimaksudkan untuk mencegah Moskow menyerang Ukraina dan mencegah perang di Eropa Timur," kata para pejabat.

Biden mengatakan pekan lalu dia akan mengirim pasukan Amerika dalam waktu dekat ke negara-negara NATO di Eropa Timur.  Pentagon menempatkan 8.500 tentara dalam siaga tinggi untuk memperkuat sekutu.

Sekutu AS dan Barat menuduh Rusia mempersiapkan invasi ke Ukraina setelah Moskow dilaporkan telah mengumpulkan lebih dari 120.000 tentara di perbatasannya. Rusia juga mengerahkan tank-tanj dan artileri.

Penumpukan serupa telah terlihat di Belarus, tepat di utara Ukraina.

Dalam kedua kasus tersebut, Rusia menyangkal sedang mempersiapkan invasi. Mereka menempatkan pasukan itu untuk latihan rutin.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Gencatan Senjata dengan Iran Berakhir tapi Negosiasi Berlanjut

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Pindad Bakal Pasok Senjata Tentara Arab Saudi: Senjata Kita Teruji!

57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

57 tahun lalu

Situasi Timur Tengah Terkini: AS Hentikan Serangan ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal