KARACHI, iNews.id – Seorang pria menjadi tersangka pembunuhan kedua putri dan keempat cucunya, yakni dengan cara membakar rumah mereka. Tersangka diduga sakit hati lantaran salah satu putrinya menikah tanpa restu darinya.
Polisi mengatakan, petugas pemadam kebakaran (damkar) menemukan mayat seorang pria berusia 65 tahun yang telah hangus; dua jenazah perempuan berusia 35 dan 19 tahun; tiga jasad anak laki-laki berusia 3, 10, dan 12 tahun, serta; satu mayat bayi berusia 2 bulan dalam insiden Minggu (17/10/2021) itu. Lokasi kejadian adalah sebuah rumah di Distrik Muzaffargarh, Provinsi Punjab, Pakistan.
Surat kabar Dawn dengan mengutip kepolisian setempat mengabarkan, semua jenazah korban telah dikirim ke rumah sakit untuk proses autopsi dan pemeriksaan forensik. Penyidikan perkara itu sedang berlangsung. Aparat juga masih mencari tahu mengapa tak ada satu pun anggota keluarga yang terbangun saat kebakaran terjadi.
Suami dari salah satu perempuan yang meninggal, menduga ayah mertuanya telah membakar rumah itu. Menurut dia, ayah mertuanya marah karena korban menikah tanpa mendapat restu dari tersangka. Suami korban mengatakan, istrinya memilih untuk menikah dengannya karena cinta, daripada dijodohkan oleh orang tua.
Sang suami menuturkan, pada saat kejadian, dia sedang berada di luar rumahnya untuk menyelesaikan urusan bisnis. Namun, ketika pulang, dia melihat rumhanya itu telah terbakar, sedangkan ayah mertua dan saudara ipar laki-lakinya melarikan diri dari tempat kejadian.
Kepada Reuters, polisi mengatakan masih memburu tersangka.
Komisi Hak Asasi Manusia Pakistan mengungkapkan, ada ratusan peremupuan di negara itu dibunuh oleh kerabat laki-laki mereka setiap tahun. Pembunuhan terjadi lantaran para korban menikah tanpa persetujuan keluarga mereka.