Takut Dibunuh Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Disembunyikan

Anton Suhartono
Iran dilaporkan memperketat penjagaan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei (Foto: AP)

IRGC sebelumnya memerintahkan kepada semua anggota untuk tidak lagi menggunakan semua jenis perangkat komunikasi. Kebijakan itu diambil setelah serangan perangkat komunikasi pager dan walkie talkie di Lebanon yang menewaskan lebih dari 40 orang dan melukai 3.000 lebih lainnya.

Beberapa komandan Garda Revolusi Iran lainnya juga tewas sejak perang di Gaza pada 7 Oktober. Iran dan kelompok proksi seperti Hizbullah, Houthi di Yaman, serta di Irak, melancarkan serangan ke Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina.

Khamenei dalam komentarnya pasca-pembunuhan Nasrallah, mengatakan nasib di kawasan akan ditentukan oleh kelompok perlawanan dengan Hizbullah berada di garis depan.

"Darah para syuhada tidak akan terbalaskan," katanya, seraya mengumumkan 5 hari berkabung atas kematian Nasrallah.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut Amerika Serikat (AS) terlibat dalam pembunuhan Nasrallah yakni sebagai pemasok senjata ke Israel.

"Amerika tidak bisa menyangkal keterlibatan mereka terhadap Zionis," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone

57 tahun lalu

Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan

57 tahun lalu

Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran

57 tahun lalu

Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat

57 tahun lalu

Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal