Taliban: Afghanistan Ingin Bergabung dengan BRICS

Ahmad Islamy Jamil
Para pejuang Taliban mengambil alih kendali Istana Presiden Afghanistan di Kabul pada 15 Agustus 2021. (Foto: AP)

BRICS, yang baru-baru ini juga memperluas keanggotaannya dengan bergabungnya Iran, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir, dan Ethiopia, belum bereaksi secara terbuka terhadap komentar Pemerintah Taliban.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan mengatakan kepada AFP pada Rabu (25/9/2024) ini bahwa mereka belum memiliki informasi sejauh ini tentang undangan ke KTT BRICS.

Baik Moskow maupun Beijing telah menyatakan kesiapan mereka untuk berinvestasi dalam proyek-proyek komersial di Afghanistan. Rusia dan China juga siap bekerja sama dengan otoritas Taliban dalam perang melawan ISIS Khorasan, cabang kelompok ISIS di Afghanistan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
6 hari lalu

Horor! Serangan Bom Hantam Pos Polisi di Pakistan, 12 Orang Tewas

19 hari lalu

Prabowo Sebut BRICS Perkuat Peran Global South dalam Bentuk Masa Depan Dunia

19 hari lalu

Prabowo Pamer Indonesia Kini Jadi Eksportir Beras dan Jagung di KTT BRICS 2026

19 hari lalu

KTT BRICS 2026, Prabowo Bicara Posisi Indonesia di Cincin Api dan Ancaman Perubahan Iklim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal