Taliban Bersumpah Tak Akan Toleransi Lagi Invasi Asing di Afghanistan

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Imarah Afghanistan yang diusung Taliban (ilustrasi). (Foto: Reuters)

KABUL, iNews.id Taliban bersumpah tidak akan lagi menoleransi invasi yang dilakukan pihak asing di Afghanistan. Hal itu diungkapkan oleh penjabat Menteri Pertahanan Taliban, Mullah Mohammad Yaqoob, menyusul serangan udaraPakistan di wilayah Afghanistan, baru-baru ini.

“Afghanistan masih menghadapi tantangan besar, baik dari dunia maupun negara-negara tetangga, contoh nyata yang terakhir adalah invasi Pakistan baru-baru ini di Provinsi Khost dan Kunar,” kata Yaqoob, Senin (256/4/2022), seperti dikutip kantor berita Khaama Press.

“Kami bertanggung jawab untuk melindungi negara dan juga rakyat kami. Kami masih menoleransi invasi (Pakistan) tersebut kali ini untuk kepentingan nasional kami. Namun, lain kali kami mungkin tidak akan (menoleransi) lagi,” ujarnya. 

Pada 16 April, Pakistan menyerang Provinsi Khost dan Kunar di Afghanistan. Serangan itu menewaskan lebih dari 40 orang. 

Islamabad mengklaim serangan udara itu sebagai tanggapan atas serangan yang berasal dari tanah Afghanistan. Serangan Pakistan kala itu memicu serangkaian protes di seluruh Afghanistan.

Pekan lalu, penjabat Menteri Luar Negeri Taliban, Amir Khan Muttaqi, memanggil Duta Besar Pakistan untuk Afghanistan, Mansoor Ahmad Khan. Pemanggilan diplomat itu untuk menyampaikan protes terhadap serangan udara Pakistan. 

Sementara di lain pihak, Kementerian Luar Negeri Pakistan justru menyesalkan peningkatan serangan Afghanistan di daerah perbatasan kedua negara.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 hari lalu

Hilang Kontak! Puing-Puing Pesawat K2 Airways Ditemukan di Laut Arab, Seluruh Kru Hilang

10 hari lalu

Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak di Laut Arab, Diduga Jatuh

15 hari lalu

Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas

17 hari lalu

Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal