Tambang Emas Runtuh Diterjang Banjir, Lebih dari 50 Penambang Tewas Terkubur

Arif Budiwinarto
Warga Kamituga bekerja keras menggali tambang yang runtuh untuk menemukan 50 orang penambang yang tertimbun. (foto: ist)

"Air (sungai) masuk ke tiga terowngan. Saat orang berusaha keluar, tidak ada jalan karena air mengalir deras dan tekanan tinggi," kata Jean dikutip dari AFP, Sabtu (12/9).

"Hujan lebat juga menyebabkan tanah longsor," lanjutnya.

Wali kota memutuskan masa berkabung selama dua hari dan meminta penduduk setempat untuk membantu tim penyelamat mengeluarkan mayat-mayat dari tambang.

Kecelakaan tambang di Kongo sering kali terjadi dan merenggut banyak korban jiwa. Lokasi tambang yang berada di daerah terpencil menjadi alasan insiden kerap tidak dilaporkan.

Para penambang ilegal menjual apa yang mereka temukan ke pedagang lokal, yang kemudian menjualnya ke perusahaan asing besar.

"Penyelidikan harus dilakukan untuk mengetahui penyebab bencana ini," kata perwakilan masyarakat sipil, Nicolas Kyalanglilwa.

"Pihak berwenang harus mengambil tanggung jawab alih-alih mengenakan pajak para penambang ini," tambahnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
3 hari lalu

Ada Pohon Tumbang di Stasiun UI, Perjalanan KRL Jakarta-Bogor Tertahan Lebih dari 30 Menit

11 hari lalu

Banjir Bandang Terjang Arosuka Solok, Warga Dievakuasi

1 bulan lalu

Jakarta Tiba-Tiba Hujan Deras Siang Ini, Netizen Heboh!

2 bulan lalu

Kemarau Panjang Segera Berakhir, BMKG Ungkap Hujan Deras Kembali Guyur RI Oktober-November

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal