Tegas! Iran Sebut AS Bodoh jika Ikuti Keinginan Netanyahu Lanjutkan Perang

Anton Suhartono
Iran melontarkan pernyataan keras terhadap AS, bodoh jika negara itu mengikuti keinginan PM Israel Benjamin Netanyahu melanjutkan perang (Foto: AI)

Iran menegaskan, Lebanon sebenarnya telah dimasukkan dalam kesepakatan gencatan senjata. Namun, keputusan Israel menyerang wilayah tersebut membuat prospek perdamaian antara AS dan Iran, yang tengah dirundingkan di Pakistan, menjadi terancam.

Lebih jauh, Araghchi menilai agresi Israel tidak lepas dari kepentingan pribadi Netanyahu. Dia menyebut, perang yang terus berlanjut bisa menjadi cara bagi Netanyahu untuk menghindari proses hukum atas kasus korupsi yang menjeratnya.

“Pemberlakuan gencatan senjata di seluruh Timur Tengah, termasuk Lebanon, bisa mempercepat pemenjaraan Netanyahu,” ujarnya.

Diketahui, sidang pidana Netanyahu akan dilanjutkan pada Minggu (12/4/2026) di Pengadilan Negeri Yerusalem setelah sempat tertunda beberapa pekan akibat kondisi darurat selama konflik. 

Iran kembali menegaskan, kegagalan diplomasi akibat mengikuti keinginan Netanyahu akan menjadi tanggung jawab AS sepenuhnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

17 jam lalu

Mengenal Sistem Pertahanan Patriot yang Digunakan Arab Saudi Cegat Rudal Houthi

18 jam lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Pertimbangkan Longgarkan Sanksi Kapal Tanker

22 jam lalu

Peawat Jatuh di AS Tewaskan 6 Orang, Pilot Laporkan Ada Es di Sayap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal