Jaksa mengatakan anggota jaringan tersebut menggunakan platform pesan terenkripsi, rekening bank yang terdaftar atas nama orang lain, dan layanan pengiriman untuk mendistribusikan narkoba di Vietnam.
Setidaknya 20 terdakwa lainnya telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dalam kasus ini.
Pada Agustus, pemerintah mengusulkan penghapusan hukuman mati untuk enam pelanggaran, termasuk perdagangan narkoba, sebagai bagian dari revisi KUHP. Namun, perubahan tersebut belum berlaku saat hakim menjatuhkan vonis.