Tekan China, DPR AS Bakal Ajukan RUU untuk Tingkatkan Dukungan ke Taiwan

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi hubungan AS dan Taiwan. (Foto: Ist.)

Dukungan AS kepada Taiwan itu membuat marah Beijing. Akan tetapi, seperti kebanyakan negara di dunia, Washington DC tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taipei. 

RRC selalu mengklaim Taiwan yang memiliki sistem pemerintahan demokratis itu sebagai bagian dari “Satu China”. Beijing juga secara rutin mengecam keterlibatan pihak asing dalam masalah Taiwan, menganggapnya sebagai bentuk campur tangan dalam urusan dalam negeri China.

RUU baru yang diajukan DPR AS kali ini menekankan pentingnya stabilitas di kawasan Selat Taiwan. RUU itu bakal mengamanatkan pemerintahan Presiden Joe Biden untuk melaporkan dalam waktu 90 hari tentang strategi seluruh pemerintah untuk meningkatkan pencegahan terhadap konflik lintas-Selat, menekankan kerja sama dengan sekutu.

RUU itu juga meminta badan-badan AS untuk menganalisis cara-cara membantu Taiwan secara ekonomi dan memperluas pembangunan di pulau itu.

Para pemimpin NATO, yang didorong oleh Presiden Joe Biden, memperingatkan pada KTT Senin (14/6/2021) lalu bahwa China telah menghadirkan “tantangan sistemik” bagi aliansi tersebut di masa kini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 jam lalu

Kampus di AS Ini Buka Fakultas Baru Cetak Kreator Konten-Influencer

7 jam lalu

Iran: Perang Ekonomi Trump Ancam Kedaulatan Seluruh Dunia

9 jam lalu

Iran Akan Serang Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu Perang Ekonomi AS

10 jam lalu

Tolak Mentah-Mentah Ajakan AS Perang Ekonomi Lawan Iran, China: Ilegal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal