Tekan Ekstremisme, Putra Mahkota Saudi Minta Hentikan Pelecehan Simbol Agama

Kurnia Illahi
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. (Foto: rfi.fr)

RIYADH, iNews.id - Arab Saudi berkomitmen untuk memerangi para ekstremis. Komitmen tersebut ditunjukan Arab Saudi menyusul pemboman terhadap pertemuan diplomat di Jeddah.

Pernyataan itu disampaikan oleh Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam pidatonya di Dewan Syura, badan penasihat pemerintah tertinggi.

"Kami akan terus menghadapi setiap perilaku dan ide ekstremis," ujar Mohammed dikutip dari AFP.

Pada kesempatan itu dia juga menyerukan untuk menghentikan segala bentuk pelecehan terhadap simbol agama dengan alasan kebebasan berekspresi. Pelecehan simbol agama dinilai ikut memicu perkembangan ekstremisme.

"Berhenti menyerang simbol-simbol agama di bawah slogan kebebasan berekspresi karena itu menciptakan lingkungan yang subur untuk ekstremisme dan terorisme," ucapnya.

Serangan bom di Jeddah menyebabkan sedikitnya dua orang terluka, termasuk seorang polisi Yunani dan pejabat Arab Saudi serta warga negara Inggris.

Kejadian tesebut terjadi ketika sejumlah diplomat menghadiri upacara peringatan Hari Gencatan Senjata di Jeddah. Sejumlah diplomat yang hadir saat itu dari Prancis, Yunani, Italia, Inggris dan Amerika Serikat.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
3 jam lalu

AS Ikut Lobi Saudi agar Terima Bantuan Israel Lawan Houthi, Pangeran MBS Tetap Menolak

16 jam lalu

Makkah dan Madinah Aman dari Serangan Houthi, Malaysia Tetap Minta Warganya Tunda Umrah

19 jam lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih di Tengah Memanasnya Konflik Houthi-Arab Saudi

20 jam lalu

Serangan 2 Rudal Houthi Rusak 15 Rumah di Riyadh Saudi, 4 Orang Luka termasuk Anak-Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal