Telepon PM Thailand dan Kamboja, Trump: Saya Harus Hentikan Perang Ini

Anton Suhartono
Donald Trump akan berbicara langsung dengan pemimpin Thailand dan Kamboja secara terpisah, Rabu (10/12) (Foto: AP)

PHNOM PENH, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan berbicara langsung dengan pemimpin Thailand dan Kamboja secara terpisah, Rabu (10/12/2025). Trump ikut memediasi konflik bersenjata kedua negara yang menghasilkan Deklarasi Damai Kuala Lumpur pada 26 Oktober lalu.

Trump dijadwalkan menghubungi kedua pemimpin, Perdana Mentreri Thailand Anutin Charnvirakul dan PM Kamboja Hun Manet,  pada Rabu waktu Washington DC. Pembicaraannya akan fokus pada upaya mendesak kedua pihak untuk mengakhiri permusuhan.

“Besok (Rabu waktu AS), saya akan berbicara melalui telepon dengan para pemimpin kedua negara. Saya akan membuka dialog untuk menghentikan perang antara kedua negara,” kata Trump, dikutip dari Bloomberg.

Trump, dalam pidato kepada pendukungnya di Pennsylvania, berjanji akan mengakhiri konflik terbaru itu.

“Siapa lagi yang bisa bilang, ‘Saya akan melakukan percakapan telepon dan menghentikan perang antara dua negara sangat kuat, Thailand dan Kamboja.’ Mereka kembali berperang,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran

Internasional
1 hari lalu

PM Spanyol Sanchez: Eropa Menentang Perang Iran, Ilegal!

Internasional
1 hari lalu

Trump Sindir PM Jepang soal Serangan ke Pearl Harbor saat Singgung Perang Iran

Internasional
1 hari lalu

Para Pemimpin Eropa Kompak Tolak Permintaan Trump Terlibat Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal