Tembak Mati Pejabat Korsel, Korut: Kami Mempertahankan Diri

Arif Budiwinarto
Foto Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un (kanan). (foto: Mirror)

"Tentara kami tidak bisa mengambil tindakan pertahanan diri saat dia menilai bahwa warga Korea Selatan yang telah melakukan intrusi ilegal ke perairan," demikian pernyataan yang dirilis melalui KCNA.

"Insiden itu sebagai akibat dari kontrol yang tidak tepat terhadap warga di sisi selatan, di hotspot sensitif pada saat ada ketegangan dan bahaya akibat virus ganas yang melanda seluruh Korea Selatan," lanjutnya.

"Oleh karena itu kesalahan ada di pihak Korea Selatan," tambahnya.

Kim Jong-un sampaikan permintaan maaf langka

Korea Selatan dalam pernyataan resminya menyebut pejabat perikanan itu berupaya membelot ke Korea Utara melalui jalur laut saat dilaporkan hilang di selatan Garis Batas Utara (NLL)--garis batas laut de facto antara dua Korea.

Insiden itu mendorong pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un melayangkan permintaan maaf yang langka beberapa hari setelahnya. Dia mengatakan tindakan itu sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
5 hari lalu

Cerita Prabowo Siap Kunjungi Korut usai Diminta Presiden Korsel

7 hari lalu

Pengembangan Jet Tempur KF-21 Kerja Sama Korsel-Indonesia Selesai, Segera Dioperasikan

7 hari lalu

Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Dirasakan hingga Korea, Gedung-Gedung Berguncang

8 hari lalu

Pangling! Cantiknya Putri Kim Jong Un, Hadiri Upacara Peringatan Perang Korea

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal