Tembak Mati Pejabat Korsel, Korut: Kami Mempertahankan Diri

Arif Budiwinarto
Foto Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un (kanan). (foto: Mirror)

"Tentara kami tidak bisa mengambil tindakan pertahanan diri saat dia menilai bahwa warga Korea Selatan yang telah melakukan intrusi ilegal ke perairan," demikian pernyataan yang dirilis melalui KCNA.

"Insiden itu sebagai akibat dari kontrol yang tidak tepat terhadap warga di sisi selatan, di hotspot sensitif pada saat ada ketegangan dan bahaya akibat virus ganas yang melanda seluruh Korea Selatan," lanjutnya.

"Oleh karena itu kesalahan ada di pihak Korea Selatan," tambahnya.

Kim Jong-un sampaikan permintaan maaf langka

Korea Selatan dalam pernyataan resminya menyebut pejabat perikanan itu berupaya membelot ke Korea Utara melalui jalur laut saat dilaporkan hilang di selatan Garis Batas Utara (NLL)--garis batas laut de facto antara dua Korea.

Insiden itu mendorong pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un melayangkan permintaan maaf yang langka beberapa hari setelahnya. Dia mengatakan tindakan itu sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Misterius! Tentara Korsel Tewas dengan Luka Tembak di Pos Perbatasan Korut

3 hari lalu

Peretasan Kripto Terbesar dalam Sejarah, Binance Siapkan Rp114 Triliun untuk Ganti Rugi

3 hari lalu

Ngeri! Korut Uji Coba Rudal Balistik Berhulu Ledak Klaster, Bisa Hancurkan Area 13 Hektare

11 hari lalu

Pemimpin Korut Kim Jong Un Datangi China, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal