Tentara Israel Jadi Mata-Mata Iran, Kirim Video Serangan Rudal saat Perang 12 Hari

Anton Suhartono
Seorang tentara Israel diseret ke pengadilan atas tuduhan menjadi mata-mata Iran (Foto: Anadolu)

TEL AVIV, iNews.id - Seorang tentara Israel diseret ke pengadilan atas tuduhan menjadi mata-mata Iran. Dia didakwa berkhianat kepada negara demi imbalan uang.

Kepolisian Israel dan badan intelijen dalam negeri Shin Bet menyatakan, tentara yang tidak disebutkan identitasnya itu mengirim video saat sistem pertahanan Israel mencegat rudal-rudal Iran. Selain itu dia juga mengirim rekaman lokasi-lokasi yang terkena serangan Iran saat perang 12 hari.

Namun Shin Bet memastikan, sang tentara tidak mengirim materi yang dikumpulkan selama bertugas di markas Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Selain itu tidak ada ada informasi yang diberikan kepada Iran bersifat sangat rahasia.

"Ini dianggap sebagai insiden sangat serius yang melibatkan kontak langsung antara seorang tentara IDF dan elemen asing yang sedang bermusuhan," bunyi pernyataan IDF, dikutip Sabtu (19/7/2025).

Pengadilan militer memerintahkan tentara tersebut tetap ditahan hingga pekan depan.

Kabar ini muncul hanya sehari setelah Israel meluncurkan kampanye nasional yang tidak biasa, memperingatkan warga agar tidak menjadi mata-mata Iran.

Dalam kampanye tersebut, warga yang menerima uang tunai dari Iran sebagai imbalan atas informasi yang diberikan bisa dihukum hingga 15 tahun penjara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Internasional
3 jam lalu

Iran Mulai Operasikan Rudal Balistik Khorramshahr-4, Peringatan untuk AS dan Israel

Internasional
4 jam lalu

Gawat! Militer AS Bersiap di Pangkalan Qatar, Rudal Patriot Dimasukkan Truk

Internasional
5 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal