Seorang tentaera wanita yang bertugas di Istana Kepresidenan Prancis Elysee mengaku diperkosa rekannya (Foto: Reuters)
Anton Suhartono

PARIS, iNews.id - Seorang tentara perempuan diperkosa di Istana Kepresiden Prancis Elysee pada Juli lalu. Jaksa penuntut membuka penyelidikan kasus yang menghebohkan Prancis tersebut.

Surat kabar lokal Liberation mengungkap, seorang tentara perempuan mengaku diperkosa usai acara jamuan di Istana Elysee pada Juli lalu. Presiden Emmanuel Macron juga menghadiri acara tersebut. Kasus ini menyeret seorang tentara laki-laki, namun dia belun dijadikan tersangka.

Menurut laporan Liberation, tentara laki-laki dan perempuan tersebut saling mengenal. Mereka bertugas sebagai staf di kantor pertahanan istana. Keduanya telah dipindahtugaskan ke tempat lain, namun masing-masing terpisah.

"Setelah pihak berwenang mengetahui tuduhan itu, tindakan segera diambil," kata seorang pejabat istana, dikutip dari AFP, Sabtu (13/11/2021).

Peristiwa itu terjadi pada 1 Juli malam usai pesta minum di Elysee yang diadakan sebagai perpisahan seorang perwira senior yang selesai masa tugasnya. Dia merupakan staf militer senior Presiden Macron.

Pada kesempatan itu Macron sempat menyampaikan pidato singkat, namun tak mengikuti acara sampai selesai.

Setelah acara, seorang tentara perempuan mengaku diperkosa oleh rekannya. Keesokan hari, korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi yang disusul penyelidikan kriminal. Terlapor kini bertatus saksi yang selangkah lagi bisa menjadi tersangka.


Editor : Anton Suhartono

BERITA TERKAIT