Terekam Kamera, Pasukan Israel Tembaki Ambulans di RS Kamal Adwan Gaza

Anton Suhartono
Rekaman video mengungkap kebrutalan pasukan Israel menembaki ambulans Bulan Sabit Merah Palestina yang digunakan mengevakuasi pasien korban perang (Screengrab: Al Jazeera Palestina)

“Mereka mengirim pesan kepada Dr Hussam Abu Safia (direktur rumah sakit) dan rekan-rekannya, pasukan penjajah meminta mereka untuk mengevakuasi rumah sakit, termasuk pasien dan staf medis. Mereka meminta mereka untuk mengungsi ke arah tank,” ujarnya.

Tak lama setelah evakuasi pasien, pasukan Zionis menyerang rumah sakit menyebabkan tewasnya 30 orang termasuk empat staf. 

"Mereka menjadi target dan terbunuh," kata Sabbah.

Pemerintah Indonesia mengecam serangan pasukan Israel ke RS Kamal Adwan serta pengusiran tim medis MER-C.

"Indonesia mengecam dengan keras pengeboman dan penyerangan RS Kamal Adwan di Gaza Utara oleh Israel yang memaksa tim medis Indonesia dari MER-C untuk meninggalkan fasilitas kesehatan tersebut," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, di media sosial X.

Serangan Israel terhadap rumah sakit atau fasilitas sipil yang berada di Deir El Balah itu merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan hukum HAM internasional.

"Indonesia mendesak komunitas internasional untuk meningkatkan tekanan kepada Israel untuk segera menghentikan semua kekerasan dan mematuhi semua kewajiban internasionalnya, termasuk memastikan perlindungan rakyat sipil dan pekerja kemanusiaan," demikian isi pernyataan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Jejak Peradaban 1.000 Tahun

57 tahun lalu

Ketua DPR di Hadapan PM Modi: RI-India Bertanggung Jawab Jaga Stabilitas Kawasan

57 tahun lalu

Selangkah Lagi! Warga RI Bisa Pakai QRIS di India

57 tahun lalu

Menbud Tetapkan 13 Juli Jadi Hari Kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal