Para penumpang menurunkan barang-barang mereka dari kapal terakhir pada Selasa (3/11/2026). Banyak dari mereka mengatakan tak ingin melanjutkan pelayaran.
“Masih banyak barang di kapal yang ingin saya bawa,” kata Shirine Thomas, penumpang asal Wilmington, North Carolina, seperti dikutip dari Reuters.
Kapal Villa Vie Odyssey berlayar keliling dunia selama 755 hari sebagai salah satu dari sedikit kapal yang menawarkan kesempatan kepada penumpang untuk menyewa atau membeli tempat tinggal jangka panjang, bahkan permanen.
Tujuan akhir kapal belum dikonfirmasi. Beberapa penumpang dan situs web pelacakan maritim mengungkap, kapal tersebut hendak menuju Singapura.
Mary Ann Demsar (67), seorang penumpang asal Ontario, Kanada, mengatakan pemilik kapal tidak memberikan informasi apa pun mengenai kelanjutan pelayaran.
“Kami tidak mendapat indikasi jelas dari pemilik Villa Vie tentang apa yang terjadi. Mereka hanya diam, satu-satunya informasi yang kami dapat berasal dari pemerintah dan perwakilan (diplomatik) di Kamboja,” ujarnya.