Terungkap, 98 Persen Orang yang Masuk Daftar Pemantauan FBI Nama-Nama Muslim

Anton Suhartono
Organisasi Muslim AS CAIR mengungkap, hampir 100 persen orang yang masuk dalam daftar pemantauan FBI adalah nama-nama Muslim (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), organisasi perkumpulan MuslimAmerika Serikat (AS), mengungkap data mengejutkan. Hampir 100 persen orang yang masuk dalam daftar pemantauan Biro Penyelidikan Federal (FBI) adalah nama-nama Muslim.

Dalam laporan bertajuk 'Twenty Years Too Many, A Call to Stop the FBI’s Secret Watchlist' yang dirilis Senin (12/6/2023), CAIR mengungkap secara rinci database penyaringan terorisme FBI.

Data tersebut mulanya didapat CAIR setelah seorang hacker asal Swiss menemukan data FBI versi tahun 2019 di internet. CAIR lalu menganalisis data itu secara mendalam yakni berisi 1,5 juta entri.

"Lebih dari 350.000 entri saja termasuk beberapa transliterasi Mohamed atau Ali atau Mahmoud dan 50 nama yang paling sering muncul semuanya adalah nama Muslim. Dari entri daftar pantauan yang telah didalami, kami memperkirakan lebih dari 1,47 juta entri dianggap Muslim, lebih dari 98 persen dari total," bunyi laporan, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (13/6/2023).

Menurut CAIR, selama 20 tahun, daftar rahasia FBI menyebabkan kesulitan dan ketakutan bagi masyarakat Muslim di AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

9 jam lalu

Trump: Perang Iran hanya Masalah Kecil!

10 jam lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

11 jam lalu

Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal