Terungkap! Ini Alasan PM India Modi Tak Hadiri KTT ASEAN, Ada Kaitan dengan Trump

Anton Suhartono
Narendra Modi tidak hadir dalam KTT ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia (Foto: AP)

Modi menjadi wajah utama kampanye partainya, Partai Bharatiya Janata (BJP), di Negara Bagian Bihar. Setiap pernyataan Trump, terutama mengenai Pakistan, bisa digunakan oleh musuh-musuh politik untuk melawan dan merusak peluang partainya memenangkan pemilu.

Hubungan antara India dan AS memburuk sejak konflik Pakistan. Ditambah lagi Trump memberlakukan tarif masik sebesar 50 persen terhadap produk India sejak Agustus lalu. Setengahnya diterapkan kemudian sebagai hukuman AS kepada India yang mengimpor minyak dari Rusia.

Sejauh ini belum ada komentar dari India terkait laporan Bloomberg mengenai ketidahkadiran Modi di KTT ASEAN.

Trump beberapa kali menegaskan dirinya memainkan peran penting dalam mengakhiri permusuhan antara Pakistan dan India. Dia menilai layak mendapat Hadiah Nobel Perdamaian atas upayanya dalam menyelesaikan konflik dua negara bersenjata nuklir tersebut.

Pakistan bahkan menominasikan Trump mendapat Hadiah Nobel Perdamaian pada Juni lalu.

Trump, pada Selasa (28/10/2025) di Tokyo, kembali menyinggung perannya dalam gencatan senjata India-Pakistan. Saat itu dia mengatakan telah mencegah kemungkinan perang nuklir dengan menggunakan perjanjian perdagangan sebagai alat negosiasi.

“Saya mengatakan kepada Perdana Menteri Modi, dan saya menyampaikan kepada Perdana Menteri, pria yang sangat baik dan sangat baik, serta Marsekal Lapangan Pakistan, 'Camkan! kita tidak akan berdagang jika Anda berperang’,” kata Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Trump: Perang Iran hanya Masalah Kecil!

15 jam lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

16 jam lalu

Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang

17 jam lalu

Trump Sebut AS Segera Serang Gunung Pickaxe, Fasilitas Nuklir Tersembuyi Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal