Terungkap, Netanyahu Minta Bantuan Badan Intelijen untuk Mangkir dari Sidang Kasus Korupsi

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu dilaporkan meminta bantuan badan intelijen dalam negeri Shin Bet agar bisa menghindari sidang kasus korupsi (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu dilaporkan meminta bantuan badan intelijen dalam negeri Shin Bet agar bisa menghindari pengadilan. Netanyahu dipanggil untuk memberikan kesaksian atas kasus korupsi yang dihadapinya.

Surat kabar Israel Haaretz, mengutip beberapa sumber pejabat, melaporkan 
kantor perdana menteri meminta pendapat kepada Shin Bet yang memungkinkannya bisa menghindar dari pengadilan.

"Memungkinkan Netanyahu untuk menghindari memberi kesaksian di persidangannya dengan alasan keamanan," demikian laporan Haaretz, dikutip Selasa (19/11/2024).

Netanyahu dijadwalkan memberikan kesaksian dalam sidang pada 2 Desember dalam kasus yang melibatkan tuduhan penyuapan, penipuan, serta pelanggaran kepercayaan.

Menurut kantor perdana menteri, Netanyahu tidak bisa tinggal di satu lokasi dalam jangka waktu lama jika kedatangannya telah diketahui sebelumnya. Ini untuk menghindari percobaan pembunuhan terhadapnya di tengah perang dengan Hamas dan Hizbullah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?

57 tahun lalu

Jadi Tersangka Suap, Harta Bupati Nonaktif Langkat Tembus Rp10,67 Miliar!

57 tahun lalu

Pengamat Soroti Kasus Korupsi Bupati Langkat, Sebut Anggaran Pendidikan Rawan Diselewengkan

57 tahun lalu

MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Menyengsarakan Rakyat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal