Terungkap! Serang Iran, AS Bakal Incar Tokoh Berpengaruh

Anton Suhartono
Serangan militer AS ke Iran dilaporkan menargetkan individu berpengaruh guna menggulingkan rezim saat ini (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Rencana serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Iran dilaporkan semakin mendekati kenyataan. Dari beberapa opsi serangan, individu berpengaruh Iran akan menjadi target dengan tujuan menggulingkan rezim saat ini.

Dua sumber pejabat AS mengatakan kepada Reuters, dikutip Sabtu (21/2/2026), serangan hanya tinggal menunggu lampu hijau dari Presiden Donald Trump. Seluruh perangkat militer sudah dalam posisinya untuk memulai operasi kapan pun.

Namun sumber pejabat tersebut tidak memberikan penjelasan lebih rinci, siapa tokoh Iran yang akan menjadi target serangan, selain kemungkinan tokoh-tokoh militer. Mereka juga tidak menjelaskan bagaimana AS melakukan penggulingan rezim tanpa skenario serangan darat yang masif.

Jika pernyataan sumber pejabat itu terbukti, ini menunjukkan ketidakkonsistenan dengan rencana-rencana Trump sebelumnya yang tidak menargetkan perubahan rezim di Iran sebagai tujuan utama serangan terbaru ini.

Trump memerintahkan pengerahan sejumlah besar kekuatan militer ke Timur Tengah, namun sebagian besar masih bertumpu pada kekuatan laut. Selain itu, serangan juga tampaknya mengandalkan kekuatan udara, melibatkan pesawat pengebom dan jet tempur seperti terjadi pada 22 Juni 2025.

Salah satu sumber pejabat AS mencatat keberhasilan Israel dalam menargetkan para pemimpin Iran selama perang 12 hari tahun lalu. Saat itu setidaknya 20 komandan senior Iran tewas, termasuk Kepala Staf Angkatan Bersenjata Mayor Jenderal Mohammad Bagheri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Momen Jet-Jet Tempur Pakistan Bentuk Perisai Lindungi Pesawat Delegasi Iran dari Seragan Israel

Internasional
3 jam lalu

Ini Alasan AS Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai Konflik dengan Iran, bukan Turki

Internasional
3 jam lalu

AS-Iran Berunding Hari Ini, Trump Bujuk Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon

Internasional
4 jam lalu

Terungkap! Netanyahu Bujuk AS Tak Masukkan Lebanon dalam Kesepakatan Gencatan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal