Terungkap! Trump Minta Presiden Nicolas Maduro Minggat dari Venezuela, tapi Ditolak

Anton Suhartono
Donald Trump dilaporkan mendesak mitranya dari Venezuela, Nicolas Maduro, untuk meninggalkan negara itu paling lambat pada 28 November (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan mendesak mitranya dari Venezuela, Nicolas Maduro, untuk meninggalkan negara itu paling lambat pada 28 November. Namun seruan itu diabaikan Maduro.

Sebagai respons, Trump memperingatkan maskapai-maskapai penerbangan internasional untuk menghindari wilayah udara Venezuela dan sekitarnya.

Beberapa sumber pejabat AS mengatakan kepada Reuters, dikutip Selasa (2/12/2025), Trump melakukan percakapan telepon dengan Maduro pada 21 November. Percakapan itu berlangsung singkat yakni tak sampai 15 menit. 

Trump membenarkan dia berbicara langsung dengan Maduro, namun tak menjelaskan isi pembicaraannya.

Pada kesempatan itu Maduro mengatakan kepada Trump, dia bersedia meninggalkan Venezuela dengan beberapa syarat, di antaranya amnesti  untuk dirinya dan anggota keluarga dan pencabutan sanksi kepada Venezuela, termasuk kepada 100 lebih pejabat. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Iran Tegaskan Tak Akan Buka Selat Hormuz, kecuali...

5 jam lalu

Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

6 jam lalu

Nah, Jenderal Kepala Staf Gabungan AS Sebut Militernya Tak Akan Menang Perang Lawan Iran

7 jam lalu

Iran: AS-Israel Kehabisan Kata-Kata untuk Jelaskan Kegagalan Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal