Tesla Cybertruck Meledak di Las Vegas Tewaskan 1 Orang, Elon Musk Sebut Serangan Teroris

Anton Suhartono
Mobil listrik Tesla Cybertruck meledak di dekat Trump International Hotel di Las Vegas, AS, Rabu (1/1) (Foto: Sky News)

"Sepertinya aksi terorisme. Cybertruck ini maupun bom bunuh diri F-150 di New Orleans merupakan sewaan dari Turo. Mungkin keduanya ada kaitan dalam beberapa hal," kata Musk di media sosial X.

"Kami telah mengonfirmasi bahwa ledakan tersebut disebabkan kembang api sangat besar dan/atau bom yang dibawa di bak Cybertruck sewaan dan tidak terkait dengan kendaraan itu sendiri," ujarnya lagi, dalam posting-an terpisah.

Serangan di New Orleans terjadi pada Rabu pukul 03.15 waktu setempat, beberapa jam setelah perayaan Malam Tahun Baru 2025.

Setelah mobil berhenti, pelaku yang diketahui sebagai veteran tentara AS, diidentifikasi sebagai Shamsuddin Jabbar, melepaskan tembakan ke arah polisi. Dia ditembak mati oleh polisi.

Hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga melancarkan aksinya terinsprirasi dari ISIS. Ini berdasarkan temuan bendera ISIS serta bom rakitan di kendaraan. FBI menyelidiki peristiwa di New Orleans tersebut sebagai aksi teroris. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Ancam Serang Iran Lagi: Anda Akan Segera Tahu!

2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah, Brent Keluar dari Level 100 Dolar AS per Barel

2 hari lalu

Trump Enggan Pecat Menhan Hegseth meski Partai Republik Kalah Pemilu AS

2 hari lalu

Partai Trump Kalah Pemilu AS, Pemimpin Iran Mojtaba: Jangan Berharap Banyak

2 hari lalu

Dituduh Biang Kerok Kekalahan Republik di Pemilu terkait Perang Iran, Nasib Menhan AS di Ujung Tanduk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal