Thailand-Kamboja Perang Lagi, PM Malaysia Anwar Ibrahim Desak 2 Negara Tahan Diri

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim mendesak Thailand dan Kamboja untuk menahan diri setelah terlibat dalam bentrokan bersenjata, Senin (8/12) (Foto: AP)

Di sisi lain, militer Kamboja balik menuduh Thailand memicu eskalasi. Dalam pernyataan resmi, Phnom Penh menyebut serangan udara Thailand merupakan kelanjutan dari serangkaian tindakan provokatif sejak beberapa hari terakhir.

“Perlu dicatat bahwa serangan ini terjadi setelah pasukan Thailand terlibat dalam berbagai tindakan provokatif,” bunyi pernyataan militer Kamboja.

Serangan terbaru ini sekaligus mengancam proses gencatan senjata yang sudah rapuh, ditengahi oleh Anwar Ibrahim dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Pemimpin Thailand dan Kamboja meneken deklarasi damai di sela KTT ASEAN pada akhir Oktober.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
20 jam lalu

Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran

Internasional
21 jam lalu

PM Spanyol Sanchez: Eropa Menentang Perang Iran, Ilegal!

Internasional
21 jam lalu

Trump Sindir PM Jepang soal Serangan ke Pearl Harbor saat Singgung Perang Iran

Internasional
22 jam lalu

Para Pemimpin Eropa Kompak Tolak Permintaan Trump Terlibat Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal