Menurut Osenat, pemenang lelang harus membayar komisi sebesar 28,8 persen sehingga total biaya yang mesti dia keluarkan menjadi 1,9 juta euro atau 2,1 juta dolar AS.
Menurut catatan sejarah, para perwira Prancis biasanya mengenakan topi bicorne dengan sayap menghadap dari depan ke belakang. Namun Napoleon memakai topi itu dengan ujung mengarah ke bahunya.
Gaya pemakaian topi yang dikenal dengan sebutan “en bataille” atau pertempuran itu memudahkan pasukannya mengenali pemimpin mereka dalam pertempuran.
Menurut juru lelang, topi itu pertama kali ditemukan oleh Kolonel Pierre Baillon, seorang quartermaster di bawah Napoleon. Topi itu kemudian berganti-ganti pemilik dan melewati banyak tangan sebelum industrialis Jean-Louis Noisiez mendapatkannya.
Pengusaha tersebut menghabiskan lebih dari setengah abad mengumpulkan beragam koleksi memorabilia Napoleon, mulai dari senjata api, pedang, dan koin sebelum dia meninggal pada 2022.
Yang menarik, penjualan topi Napoleon itu berlangsung hanya beberapa hari sebelum peluncuran film “Napoleon” karya Ridley Scott yang dibintangi Joaquin Phoenix. Film tersebut dikatakan mampu menghidupkan kembali minat publik terhadap penguasa Prancis yang kontroversial itu.