Toyota Tangguhkan Operasional Pabrik setelah Ada Serangan Siber, Rusia Terlibat? 

Umaya Khusniah
Toyota Motor Corp akan menangguhkan operasional 14 pabrik di Jepang pada Selasa (1/3/2022). (Foto: Reuters)

Belum diketahui tentang siapa yang berada di balik kemungkinan serangan itu atau motifnya. Serangan itu terjadi tepat setelah Jepang bergabung dengan sekutu Barat menekan Rusia setelah menginvasi Ukraina.

Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida mengatakan, pemerintahnya akan menyelidiki insiden tersebut dan akan menyelidiki apakah Rusia terlibat atau tidak.

"Sulit untuk mengatakan apakah ini ada hubungannya dengan Rusia sebelum melakukan pemeriksaan menyeluruh," katanya kepada wartawan.

Pada Minggu (27/2/2022), PM Kishida mengumumkan Jepang akan bergabung dengan Barat untuk memblokir beberapa bank Rusia untuk mengakses sistem pembayaran internasional SWIFT. Jepang juga akan memberikan 100 juta Dolar AS kepada Ukraina dalam bentuk bantuan darurat. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Xi Jinping dan Putin Bertemu Hari Ini, Bahas Apa?

Internasional
1 hari lalu

Rusia Yakin Perang AS-Iran Belum Berakhir: Ada Konflik Baru

Internasional
2 hari lalu

Rusia Gempur Ukraina Tanpa Ampun, Presiden Zelensky: Rumah Saya Diincar!

Internasional
3 hari lalu

Setelah Trump, Giliran Putin ke China Bertemu Xi Jinping

Mobil
5 hari lalu

Harga BBM Naik, Toyota Akui Pasar Bergeser ke Mobil Hybrid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal