Tragedi Penembakan Masjid Selandia Baru Akan Difilmkan, Umat Islam Menentang

Anton Suhartono
Brenton Tarrant merekam dan menyiarkan langsung aksinya menembak jemaah Sholat Jumat di masjid Christchurch di Facebook (Foto: L4)

"(Film ini) Kisah yang menginspirasi tentang respons seorang pemimpin muda terhadap peristiwa tragis," ujarnya.

Seniman muslim Mohamed Hassan mempertanyakan bahwa film ini akan fokus pada respons pemerintah.

"Ini bukan kisah yang menginspirasi. Ini adalah tragedi yang harus selalu berpusat di sekitar para muslim yang menjadi korban serta keluarga mereka, bukan orang lain," kata pria yang juga jurnalis di Auckland itu.

Penolakan film 'They Are Us' ramai di media sosial sehingga menjadikan tanda pagar #TheyAreUsShutDown trending di Twitter Selandia Baru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Polisi Pastikan Wamenpar Tak di Lokasi Festival Lembah Baliem saat Penembakan

4 hari lalu

Reaksi Keras PM Thailand usai Penembakan di Sekolah Tewaskan 8 Orang

4 hari lalu

Penembakan di Festival Lembah Baliem Papua Pegunungan, 2 Orang Luka-Luka!

5 hari lalu

Bikin Merinding! Film Perumahan Laddaland Suguhkan Teror KPR yang Horor Banget

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal