Para penyidik mengatakan, sejumlah bukti yang telah dikumpulkan menunjukkan, para korban mungkin menjadi sasaran salah tembak. “Mereka terkena peluru nyasar.”
Kabar kematian bocah berusia dua tahun itu semakin menambah panjang daftar kematian anak akibat senajata api di negeri Paman Sam.