Dalam pernyataan kepada The New York Times (NYT), Laura Hughes, istri korban, yang juga seorang instruktur di sekolah tempat Huges mnengajar, mengatakan suaminya sangat dicintai oleh para siswa.
Dia menceritakan, sang suami sebenarnya sudah mengetahui dirinya di-prank.
"Dia senang dan menunggu untuk menangkap para siswa saat beraksi," kata Laura.