Tragis, Pasien Meninggal Setelah Mendapat Donor Paru-Paru yang Ternyata Terinfeksi Corona

Anton Suhartono
Seorang pasien di AS meninggal setelah mendapatkan transplantasi paru-paru dari pasien yang ternyata terinfeksi virus corona (Foto: AFP)

The American Journal of Transplantation dalam laporan pada 10 Februari lalu mengungkap ini merupakan kasus pertama yang dikonfirmasi seorang pasien tertular virus corona dari donor organ.

"Kami ingin komunitas transplantasi menyadari ini bisa terjadi dan mungkin ada hal-hal yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan keberhasilan dalam skrining pasien Covid," kata ahli bedah, Jules Lin, yang menulis laporan tersebut.

Laporan mengungkap, para profesional medis diminta mempertimbangkan untuk mengetes pendonor paru-paru menggunakan sampel yang diambil dari saluran pernapasan bawah demi memastikan keakuratan hasil.

Pengetasa Covid-19 semacam ini tidak direkomendasikan bagi masyarakat umum.

Setiap donor organ di AS menjalani tes Covid-19 dengan cara tertentu. Tes tidak dilakukan oleh ahli bedah transplantasi, namun biasanya diawasi organisasi nirlaba yang bertugas dalam pengadaan organ.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal