Tragis, Pasien Meninggal Setelah Mendapat Donor Paru-Paru yang Ternyata Terinfeksi Corona

Anton Suhartono
Seorang pasien di AS meninggal setelah mendapatkan transplantasi paru-paru dari pasien yang ternyata terinfeksi virus corona (Foto: AFP)

"Kami ingin komunitas transplantasi menyadari ini bisa terjadi dan mungkin ada hal-hal yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan keberhasilan dalam skrining pasien Covid," kata ahli bedah, Jules Lin, yang menulis laporan tersebut.

Laporan mengungkap, para profesional medis diminta mempertimbangkan untuk mengetes pendonor paru-paru menggunakan sampel yang diambil dari saluran pernapasan bawah demi memastikan keakuratan hasil.

Pengetasa Covid-19 semacam ini tidak direkomendasikan bagi masyarakat umum.

Setiap donor organ di AS menjalani tes Covid-19 dengan cara tertentu. Tes tidak dilakukan oleh ahli bedah transplantasi, namun biasanya diawasi organisasi nirlaba yang bertugas dalam pengadaan organ.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Iran Masih Tutup Selat Hormuz, Belum Tentukan Waktu Negosiasi dengan AS

Internasional
20 jam lalu

Iran Akan Blokade Selat Hormuz sampai Kesepakatan Damai dengan AS Dicapai

Internasional
17 jam lalu

Ini 2 Ganjalan yang Bikin AS dan Iran Belum Bisa Berdamai

Internasional
2 hari lalu

Iran Beri Syarat Selat Hormuz Bisa Dibuka Terus, Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal